Rabu, 13 Oktober 2010

MENANGIS KARENA TAKUT KEPADA ALLAH

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi [1633]).


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; [1] seorang pemimpin yang adil, [2] seorang pemuda yang tumbuh dalam [ketaatan] beribadah kepada Allah ta’ala, [3] seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid, [4] dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya, [5] seorang lelaki yang diajak oleh seorang perempuan kerkedudukan dan cantik [untuk berzina] akan tetapi dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’, [6] seorang yang bersedekah secara sembunyi-sumbunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan [7] seorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis).” (HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]).


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada dua buah mata yang tidak akan tersentuh api neraka; mata yang menangis karena merasa takut kepada Allah, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari karena menjaga pertahanan kaum muslimin dalam [jihad] di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi [1639], disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1338]).


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada yang lebih dicintai oleh Allah selain dua jenis tetesan air dan dua bekas [pada tubuh]; yaitu tetesan air mata karena perasaan takut kepada Allah, dan tetesan darah yang mengalir karena berjuang [berjihad] di jalan Allah. Adapun dua bekas itu adalah; bekas/luka pada tubuh yang terjadi akibat bertempur di jalan Allah dan bekas pada tubuh yang terjadi karena mengerjakan salah satu kewajiban yang diberikan oleh Allah.” (HR. Tirmidzi [1669] disahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1363])


Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma mengatakan, “Sungguh, menangis karena takut kepada Allah itu jauh lebih aku sukai daripada berinfak uang seribu dinar!”.
Ka’ab bin al-Ahbar rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya mengalirnya air mataku sehingga membasahi kedua pipiku karena takut kepada Allah itu lebih aku sukai daripada aku berinfak emas yang besarnya seukuran tubuhku.”


Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu mengatakan; suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Bacakanlah al-Qur’an kepadaku.” Maka kukatakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, apakah saya bacakan al-Qur’an kepada anda sementara al-Qur’an itu diturunkan kepada anda?”. Maka beliau menjawab, “Sesungguhnya aku senang mendengarnya dibaca oleh selain diriku.” Maka akupun mulai membacakan kepadanya surat an-Nisaa’. Sampai akhirnya ketika aku telah sampai ayat ini (yang artinya), “Lalu bagaimanakah ketika Kami datangkan saksi bagi setiap umat dan Kami jadikan engkau sebagai saksi atas mereka.” (QS. an-Nisaa’ : 40). Maka beliau berkata, “Cukup, sampai di sini saja.” Lalu aku pun menoleh kepada beliau dan ternyata kedua mata beliau mengalirkan air mata.” (HR. Bukhari [4763] dan Muslim [800]).


Dari Ubaidullah bin Umair rahimahullah, suatu saat dia pernah bertanya kepada Aisyah radhiyallahu’anha, “Kabarkanlah kepada kami tentang sesuatu yang pernah engkau lihat yang paling membuatmu kagum pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?”. Maka ‘Asiyah pun terdiam lalu mengatakan, “Pada suatu malam, beliau (nabi) berkata, ‘Wahai Aisyah, biarkanlah malam ini aku sendirian untuk beribadah kepada Rabbku.’ Maka aku katakan, ‘Demi Allah, sesungguhnya saya sangat senang dekat dengan anda. Namun saya juga merasa senang apa yang membuat anda senang.’ Aisyah menceritakan, ‘Kemudian beliau bangkit lalu bersuci dan kemudian mengerjakan shalat.’ Aisyah berkata, ‘Beliau terus menerus menangis sampai-sampai basahlah bagian depan pakaian beliau!’. Aisyah mengatakan, ‘Ketika beliau duduk [dalam shalat] maka beliau masih terus menangis sampai-sampai jenggotnya pun basah oleh air mata!’. Aisyah melanjutkan, ‘Kemudian beliau terus menangis sampai-sampai tanah [tempat beliau shalat] pun menjadi ikut basah [karena tetesan air mata]!”. Lalu datanglah Bilal untuk mengumandangkan adzan shalat (Subuh). Ketika dia melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menangis, Bilal pun berkata, ‘Wahai Rasulullah, anda menangis? Padahal Allah telah mengampuni dosa anda yang telah berlalu maupun yang akan datang?!’. Maka Nabi pun menjawab, ‘Apakah aku tidak ingin menjadi hamba yang pandai bersyukur?! Sesungguhnya tadi malam telah turun sebuah ayat kepadaku, sungguh celaka orang yang tidak membacanya dan tidak merenungi kandungannya! Yaitu ayat (yang artinya), “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi….dst sampai selesai” (QS. Ali Imran : 190).” (HR. Ibnu Hiban [2/386] dan selainnya. Disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih at-Targhib [1468] dan ash-Shahihah [68]).
Mu’adz radhiyallahu’anhu pun suatu ketika pernah menangis tersedu-sedu. Kemudian ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau menjawab, “Karena Allah ‘azza wa jalla hanya mencabut dua jenis nyawa. Yang satu akan masuk surga dan satunya akan masuk ke dalam neraka. Sedangkan aku tidak tahu akan termasuk golongan manakah aku di antara kedua golongan itu?”.


al-Hasan al-Bashri rahimahullah pun pernah menangis, dan ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau menjawab, “Aku khawatir besok Allah akan melemparkan diriku ke dalam neraka dan tidak memperdulikanku lagi.”


Abu Musa al-Asya’ri radhiyallahu’anhu suatu ketika memberikan khutbah di Bashrah, dan di dalam khutbahnya dia bercerita tentang neraka. Maka beliau pun menangis sampai-sampai air matanya membasahi mimbar! Dan pada hari itu orang-orang (yang mendengarkan) pun menangis dengan tangisan yang amat dalam.


Abu Hurairah radhiyallahu’anhu menangis pada saat sakitnya [menjelang ajal]. Maka ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?!”. Maka beliau menjawab, “Aku bukan menangis gara-gara dunia kalian [yang akan kutinggalkan] ini. Namun, aku menangis karena jauhnya perjalanan yang akan aku lalui sedangkan bekalku teramat sedikit, sementara bisa jadi nanti sore aku harus mendaki jalan ke surga atau neraka, dan aku tidak tahu akan ke manakah digiring diriku nanti?”.
Suatu malam al-Hasan al-Bashri rahimahullah terbangun dari tidurnya lalu menangis sampai-sampai tangisannya membuat segenap penghuni rumah kaget dan terbangun. Maka mereka pun bertanya mengenai keadaan dirinya, dia menjawab, “Aku teringat akan sebuah dosaku, maka aku pun menangis.”


Saya [penyusun artikel] berkata: Kalau al-Hasan al-Bashri saja menangis sedemikian keras karena satu dosa yang diperbuatnya, lalu bagaimanakah lagi dengan orang yang mengingat bahwa jumlah dosanya tidak dapat lagi dihitung dengan jari tangan dan jari kaki? Laa haula wa laa quwwata illa billah! Alangkah jauhnya akhlak kita dibandingkan dengan akhlak para salafush shalih? Beginikah seorang salafi, wahai saudaraku? Tidakkah dosamu membuatmu menangis dan bertaubat kepada Rabbmu? “Apakah mereka tidak mau bertaubat kepada Allah dan meminta ampunan kepada-Nya? Sementara Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” 


Disarikan dari al-Buka’ min Khas-yatillah, asbabuhu wa mawani’uhu wa thuruq tahshilihi, hal. 4-13 karya Abu Thariq Ihsan bin Muhammad bin ‘Ayish al-’Utaibi, tanpa penerbit, berupa file word.

Rabu, 05 Mei 2010

CARA MUDAH BLOKIR SITUS TANPA SOFTWARE


,1. Pertama buka file "hosts" yang berada di C:\WINDOWS\system32\drivers\etc
2. pilih "HOSTS"
3.Pilih "Notepad" .. Lalu Klik OK
4. Tambahkan 127.0.0.2 tepat dibawah "127.0.0.1"(untuk selanjutnya tinggal ganti angka belakangnya saja.. misal 127.0.03 ; 127.0.0.4...... dst)

Jangan lupa di save !!

LIHAT GAMBAR ( sebagai contoh situs facebook )




Jumat, 15 Januari 2010

Jalan Menuju Syurga



Jika direnungkan mulai dari prinsip-prinsip sampai tujuannya, maka ibadah itu ibarat sebuah jalan di gunung yang sulit ditempuh, penuh dengan rintangan, bencana, berjarak jauh, banyak musuh dan penghalang dan sedikit yang mengikutinya.

Mula-mula orang yang melakukan perjalanan ibadah itu seperti dalam firman Allah:
“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya” (QS. Az-Zumar:22)

Yaitu kesadaran bahwa ternyata dirinya adalah seorang hamba yang diberi nikmat oleh Dzat yang memberi nikmat yang menuntut agar bersyukur dan berkhidmat kepada-Nya.
Jika lalai Tuhan akan mencabut nikmat itu dari dirinya dan menggantinya dengan siksa.
Dia juga telah dikirimi seorang utusan lengkap dengan mukjizatnya, yang mengabarkan bahwa dirinya mempunyai Tuhan Yang Maha Kuasa, Maha Mengetahui, Maha Pengampun. Saat itulah ia terdorong untuk beribadah kepada Tuhan pemberi nikmat. Tuhan yang memiliki janji dan ancaman, tapi ia tidak tahu caranya maka ia belajar syariat.

Ketika hendak memulai ibadah, tiba-tiba terlintas bahwa ia hamba penuh dosa. Maka ia bertobat. Berhasil dalam pertobatan, ia akan melanjutkan perjalanan ibadah lagi.

Tiba-tiba ia melihat disekitarnya ada penghalang yang akan menjauhkannya dari tujuan perjalanannya, yaitu dunia, manusia, syetan dan nafsu untuk mengatasinya dia harus Zuhud dari dunia, uslah dari manusia, memerangi syetan dan hawa nafsu. Nafsu inilah yang paling berat, maka yang dibutuhkan adalah taqwa.

Berjalan lagi, tapi segera ditentang oleh 4 hal agar tidak sampai pada tujuan.
Pertama, rizki yang dituntut oleh nafsu dengan mengatakan “aku disuruh zuhud, bagaimana aku bisa kuat ibadah kalau rezekiku begini?
Kedua, kekhawatiran terhadap sesuatu yang belum diketahui sehingga hatinya disibukkan oleh hal itu.
Ketiga, musibah musibah yang menimpa dirinya
Keempat, ketentuan Allah.
Untuk dapat meneruskan perjalanan ibadahnya dia harus tawakal, menyerahkan segala urusan kepada Allah, sabar ketika tertimpa musibah, dan menerima (ridha) terhadap semua ketentuan Allah.

Setelah berhasil mengatasi keempat macam penentang tadi, ia mulai menapaki jalan ibadah lagi. Nafsu itu malas, tak mendorong, selalu condong kepada kejelekan.
Agar dapat meneruskan perjalanannya, ia membutuhkan sopir yang akan menyemangati dirinya, sopir itu adalah perasaan harap-harap cemas dan takut ( raja’ dan khauf).

Berkat perasaan harap-harap cemas yang sudah dimilikinya itu, ia mulai menegakkan lagi perjalanan ibadahnya, tapi ketika itu dua bencana sudah tampak lagi yaitu perasaan ingin dilihat orang (riya’) dan perasaan senang ketika dilihat orang (ujub). Maka perjalanan ibadahnya harus dilandasi oleh keikhlasan dan selalu mengingat pemberian Allah.

Ia berhasil melalui jalan ini, kembali ibadah lagi. Pada saat itulah ia melihat dirinya tenggelam di samudera nikmat Allah yang bermacam-macam, meliputi taufik, penjagaan, dan lain sebagainya. Ia khawatir lupa bersyukur maka jatuh dalam kekufuran, lalu lengser dari martabat yang tinggi tadi yaitu martabat pelayan Allah yang Ikhlas. Dan hilang semua nikmat itu darinya. Untuk mengatasi ini, ia mulai bersyukur dan memuji Allah.

Setelah selesai melampai ini,  dan turun dari jalan ibadah yang penuh rintangan tadi, maka itulah sebenarnya yang ia cari selama ini, sekarang sudah dijumpai dihadapannya. Ia sudah tidak berjalan kecuali sedikit hingga jatuh dalam keluasan Tuhan, padang kerinduan dan cinta ilahi, ia teranugerahi dalam keadaan yang begini ini.
Lalu ia dipindahkan kepada kebaikan jiwa dan sesempurna-sempurnanya manusia dari alam fana ini ke hadirat ilahi dan tempat di taman syurga. Maka ia melihat bahwa dirinya yang lemah dan fakir, itu mempunyai Tuhan, dan disana ia ketemu dengan Tuhan, Setiap harinya ia berada dalam tambahan nikmat terus.

Kamis, 14 Januari 2010

DO'A KETIKA TERTIMPA MUSIBAH



“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami akan kembali (di hari Kiamat). Ya Allah! Berilah pahala kepadaku dan gantilah untukku dengan yang lebih baik (dari musibahku).”( HR. Muslim 2/632 )
Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “tidak ada seorangpun yang tertimpa suatu musibah, kemudian ia mengucapkan : Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun, Allaahumma’jurnii fi mushiibatii wa akhlif lii khoiron minhaa (do’a di atas) kecuali Allah Ta’ala akan memberinya pahala dari musibah tersebut dan memberinya pengganti dengan yang lebih baik daripada musibah itu. [HR. Muslim]

Selasa, 05 Januari 2010

PERSAUDARAAN MUSLIM

KURINDU SAUDARAKU

"Seorang Muslim itu adalah saudaranya orang Muslim lainnya, janganlah ia menganiaya saudaranya itu, jangan pula menyerahkannya - kepada musuh. Barangsiapa memberikan pertolongan pada hajat saudaranya, maka Allah selalu memberikan pertolongan pada hajat orang itu. Dan barangsiapa melapangkan kepada seseorang Muslim akan satu kesusahannya, maka Allah akan melapangkan untuknya satu kesusahan dari sekian banyak kesusahan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi cela seseorang Muslim maka Allah akan menutupi celanya pada hari kiamat." (Muttafaq 'alaih)

"Sesungguhnya di sekitar Arasy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya, dan di atas mimbar-mimbar tersebut terdapat orang-orang di mana pakaian mereka adalah cahaya, dan wajah mreka adalah cahaya. Mereka bukan nabi, dan bukan pula syuhada'. Para nabi, dan syuhada' iri kepada mereka." Ditanyakan kepada Rasulullah saw., "Wahai Rasulullah, sebutkan sifat-sifat mereka kepada kita." Rasulullah saw. bersabda, "Mereka saling mencintai karena Allah, saling duduk karena Allah, dan saling mengunjungi karena Allah." (Diriwayatkan An-Nasai. Hadits ini shahih).

Rabu, 23 Desember 2009

KIAMAT 2012 ?




KIAMAT 2012 ?

 Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan saa’ah itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya. ( Al Hajj: 1-2 )

Antara bulan Oktober, Nopember sebagian masyarakat agaknya terpengaruh adanya ramalan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi kiamat.
Begitu besarnya pengaruh ramalan, sehingga film 2012 ikut laris dibuatnya.

HUKUM MEMPERCAYAI RAMALAN
Ramalan ada 2 macam (bersifat syahadah dan ghoib)
Syahadah : melalui pengamatan dan perhitungan berdasarkan sunnatullah (ketetapan Allah) contoh : seorang pilot sebelum terbang menanyakan keadaan cuaca, kecepatan angin dsb kepada BMG agar pesawatnya aman ketika terbang, ramalan seperti ini tidak mengapa.

Ramalan Ghoib : (nasib, keberuntungan, jodoh, hari baik dan jelek) nabi menghukumi kafir.!
Nabi s.a.w. bersabda: Barang siapa mendatangi seorang peramal masa lalu, penyihir, peramal masa depan, dengan mempercayai apa yang dikatakan kepadanya, maka benar ia telah kafir kepada kitab yang diturunkan kepada Muhammad s.a.w” (HR. Thabrani )

2012 BUKAN KIAMAT
Menurut LAPAN, bahwa fenomena yang akan muncul pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai matahari. Prediksi ini berdasar pada pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa diberbagai Negara maju yang sudah dilakukan sejak tahun 1960-an dan LAPAN sejak 1975.

BADAI MATAHARI = FLARE DAN CME
Menurut para ahli LAPAN, bahwa badai matahari akan terjadi ketika adanya flare dan Corona Mass Ejection (CME).
Flare adalah ledakan besar di atmosfir Matahari yang dahsyatnya menyamai 66 juta kali ledakan bom atom Hirosima, padahal bom atom yang dijatuhkan pilot Amerika: Paul Tibbets, pada Agustus 1945, merenggut sekitar 80.000 jiwa manusia.

Sedangkan CME adalah sejenis ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel-partikel berkecepatan tinggi yakni sekitar 400 km/detik.
Gangguan cuaca matahari ini dapat mempengaruhi kondisi muatan antariksa hingga mempengaruhi magnet bumi, yang berdampak pada system kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GSP), dan system komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), yang membahayakan kesehatan atau kehidupan manusia: alat pacu jantung terganggu. HP error, dan sms bakal hancur betul.

SALAH KAPRAH
Istilah hari kiamat pada umumnya difahami dan dipakai untuk menjelaskan tentang hancurnya semua jagat raya beserta isinya., sebagai tanda berakhirnya semua kehidupan, yang menandakan bahwa semua makhluk Allah bersifat tidak kekal.
Padahal Allah dan RasulNya tiap menjelaskan tentang kehancuran alam semesta dan isinya tidak pernah memakai istilah Qiamat (kebangkitan)

HARI AKHIR
Hari akhir adalah ketika semua makhluk pada dimatikan melalui proses penghancuran yang dahsyat dan mengerikan, termasuk segenap jagat alam. Pada kejadian yang dahsyat dan menghebohkan ini Al Qur’an memakai istilah diantaranya : Zalzalatas saa’ah ( saat kegoncangan), Al Qoori’ah ( gempar/gelegar), tidak memakai istilah :Qiyamah (kebangkitan).
Kehancuran alam semesta yang akan terjadi demikian hebat dan dahsyat digambarkan Allah dalam berbagai ayat AL Qur’an, diantaranya :

MATAHARI, BINTANG, GUNUNG PADA BERHANCURAN
“Apabila matahari digulung. Dan apabila bintang-bintang berjatuhan. Dan apabila gunung-gunung dihancurkan ( QS. At Takwir 1-3)

MANUSIA DAN GUNUNG BERHAMBURAN
“Apakah Al Qoori’ah itu?. Tahukah kamu apakah Al Qoriah itu? Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran. Dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.” ( QS. Al Qoori’ah 1-5 )

LANGIT GUNCANG GUNUNG BERJALAN
“Pada hari ketika langit benar-benar bergoncang, dan gunung benar-benar berjalan” ( QS At-Thuur : 9-10 )

BINTANG DILENYAPKAN, LANGIT TERBELAH, GUNUNG HANCUR JADI DEBU
“Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan, dan apabila langit telah dibelah, dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu . (QS. Al Mursaalat :8-10)

LANGIT DIGULUNG
“(yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama. Begitulah Kami akan mengulanginya, itulah suatu janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya”. (QS. Al Anbiyaa : 104)

TANDA TANDA HARI AKHIR
Kapan datangnya hari akhir tidak pernah dijelaskan oleh Allah dan RasulNya, hanya tanda-tandanya yang dijelaskan oleh Rasulullah saw.

Dari Anas r.a katanya :”Akan kusampaikan kepadamu sebuah hadist yang tidak akan disampaikan orang kepadamu sepeninggalku. Saya mendengar Rasulullah saw bersabda;
”diantara tanda-tanda saa’ah ialah : berkurangnya ilmu, meratanya kebodohan, semaraknya perzinahan, dan banyak perempuan, sedikit laki-laki, sehingga lima puluh perempuan hanya seorang pengawalnya”. ( HR. Bukhari )

Abu Hurairah r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw bersabda, “Tidak akan terjadi saa’ah sehingga telah dihapuskan ilmu pengetahuan, banyak terjadi gempa bumi, waktu terasa pendek, timbul berbagai macam bencana, banyak terjadi peristiwa yang menggemparkan, seperti pembunuhan dan uang berlimpah-limpah disekitarmu ( HR. Bukhari)

HARI QIAMAT
Qiamat berasal dari bahasa Arab, dari kata: qooma (bangkit) – yaquumu – qiyaamatan (kebangkitan).
Jadi yaumul qiamah maknanya hari kebangkitan, dimana semua manusia dan jin setelah dimatikan kemudian dihidupkan dan dibangkitkan kembali guna mempertanggung jawabkan semua perbuatannya ketika masih hidup di dunia.

Hari qiamat terjadi setelah hari akhir, pada hari kiamat semua manusia dibangkitkan kembali di bumi,  yang jauh berbeda dengan keadaan bumi sebelumnya.
Allah berfirman :”Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.” (QS. Al A’raaf : 25)

TULANG BELULANG DISUSUN KEMBALI GUNA DITUNJUKKAN AMAL PERBUATANNYA.
Aku bersumpah demi HARI QIAMAT, dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri). Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulang? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna. Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus, ia berkata: “Bilakah hari qiamat itu? “Maka apabila mata terbelalak (ketakutan), dan apabila bulan telah hilang cahayanya, dan matahari dan bulan dikumpulkan, pada hari itu manusia berkata: “Kemana tempat berlari ?” Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!, hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.” (QS. Al Qiyamaah : 1-13)

Pada ayat ini Allah secara tegas memakai istilah Yaumil Qiamah ( Hari Kebangkitan ), karena berkaitan dengan masalah kebangkitan manusia. Beda dengan ketika membahas tentang kehancuran alam semesta dan isinya, Allah tidak memakai istilah qiamat.

MANUSIA DATANG BERKELOMPOK
‘Sesungguhnya hari keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan, yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok” (QS. An-Naba’ :17-18)

SEMUA MANUSIA DIKUMPULKAN GUNA MENUNGGU KEPUTUSAN
“Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Ini adalah hari keputusan;(pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu.” ( QS. Al Mursalat:37-38)

DINAMPAKKAN AMALNYA
“Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang. Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya, dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat”. (QS. An-Naziaat:34-36)

pada hari qiamat manusia sama terkejut, karena dihidupkan kembali, masing-masing sama takut melihat amal yang telah diperbuatnya selama di dunia, mengingat adzab neraka nampak jelas dihadapannya.

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang diselamatkan Allah, dengan limpahan Rahmat-Nya..  aamin.

Sumber : buletin jum’at Al Hakim oleh : Ustadz H.M. Farid Anwar

Kamis, 17 Desember 2009

KENAPA DIUJI DAN KENAPA HARUS SABAR ?



KITA BERTANYA:KENAPA AKU DIUJI ?
ALLAH MENJAWAB:

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? . Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.." (Al-Ankabut : 2-3 )


KITA BERTANYA:KENAPA YANG  KUDAPAT TIDAK SEPERTI YANG KUINGINKAN ?
ALLAH MENJAWAB:

…….Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. ( Al. Baqarah : 216 )

KITA BERTANYA:KENAPA UJIAN SEBERAT INI ?
ALLAH MENJAWAB:

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."      (Al-Baqarah : 286)

KITA BERTANYA:KENAPA MUDAH RASA SEDIH DAN KECEWA?
ALLAH MENJAWAB:

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. " (Ali-Imran : 139)

KITA BERTANYA:KENAPA MESTI BERSABAR?
ALLAH MENJAWAB
:

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. "    (Ali Imran : 200 )

KITA BERTANYA:BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
ALLAH MENJAWAB
:

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',   (Al Baqarah:45 )


KITA BERTANYA:APA YANG AKU DAPAT DARIPADA SEMUA INI?
ALLAH MENJAWAB
:

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka……(At-Taubah : 111)

Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;  (Ar Ra’d : 22-23)


KITA BERTANYA:BAGAIMANA JIKA AKU TIDAK MAMPU BERTAHAN?
ALLAH MENJAWAB:
……… dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." ( Yusuf : 87)
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa] semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Az Zumaar : 53)


KITA BERTANYA:KEPADA SIAPA AKU MESTI BERHARAP?
ALLAH MENJAWAB:
"Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung." (At-Taubah :129)

”SEGALA SESUATU YANG BAIK DATANGNYA DARI ALLAH DAN YANG BURUK ITU DARI DIRIKU SENDIRI”


Jumat, 04 Desember 2009

about me

Kamis, 29 Oktober 2009

DO'A SESUDAH BERWUDHU





 Asyhadu allaa ilaaha illalloohu wahdahu laa syarikalah, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu warosuuluh,
Allahummaj'alnii minattawwabiin, waj'alnii minal mutathohiriin
Subhanakallohumma wabihamdika assyhadu allaa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.





‘Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.’ (HR. Muslim 1/209)
 ‘Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci’ (HR. At-Tirmidzi 1/78)
 ‘Maha Suci Engkau ya Allah, aku memuji kepadaMu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku minta ampun dan bertobat kepadaMu’ (HR. An-Nasa’i)

(TIRMIDZI – 50) : telah menceritakan kepada kami Ja’far bin Muhammad bin Imran Ats Tsa’labi Al Kufi berkata, telah menceritakan kepada kami Zaid bin Hubab dari Mu’awiyah bin Shalih dari Rabi’ah bin Yazid Ad Dimasyqi dari Abu Idris Al Khaulani dan Abu Utsman dari Umar bin Khaththab ia berkata;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa berwudlu dan menyempurnakan wudlunya kemudian membaca;ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHUU LAA SYARIIKALAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASUULUHU, ALLAAHUMMAJ’ALNI MINAT TAWWAABIINA WAJ’ALNI MINAL MUTATAHHIRIIN (aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mensucikan diri), niscaya akan dibukakan baginya delapan pintu surga, ia dipersilahkan masuk dari pintu mana saja yang ia kehendaki.”









Selasa, 27 Oktober 2009

DOWNLOAD SMADAV 2012 REV 9.0 UPDATE



SILAHKAN KLIK DIBAWAH INI, SEMOGA BERMANFAAT



DOWNLOAD SMADAV 2012 REV. 9.0

DOWNLOAD SMADAV.ZIP

Jumat, 04 September 2009

Mempercepat koneksi internet

Mempercepat Koneksi Internet



Sumber oleh Gus Adit


Sebagai pengguna internet kadang kala kita sering mengeluh karena koneksi internet kita lambat. Alangkah nyamannya kita kalau kecepatan browsing kita bisa ditingkatkan. Ada 3 cara yang bisa kita lakukan untuk mempercepat koneksi internet kita yaitu sebagai berikut:


A. Memaksimalkan Bandwidth pada Windows


Tanpa kita ketahui Windows mengambil 20 % dari bandwidth yang kita punya. Hal ini dilakukan oleh Windows karena dia menyediakan 20 % bandwidth tersebut untuk Windows Update.Untuk memaksimalkan kecepatan internet kita, kita harus mengambil kembali bandwidth yang dialokasi oleh Windows untuk Windows Update. Caranya sebagai berikut:


1. Click Start. Kemudian click Run, ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.
2. Setelah itu akan muncul jendela Group Policy. Pada jendela sebelah kiri pilih Computer Configuration –  Administrative Template. Setelah itu pilih Network dan click Qos Packet Scheduler.
3. Kemudian pada jendela sebelah kanan double click Limit Reservable Bandwidth.
4. Pada jendela Limit Reservable Bandwidth tandai option ENABLE.
5. Setelah itu set Bandwidth limit menjadi 0 % dan click OK.Agar settingan berpengaruh Anda harus merestart komputer terlebih dahulu.

B. Mempercepat Mozila Firefox


Untuk mempercepat Mozila Firefox kita bisa menggunakan cara seperti berikut:


1. Buka Mozila Firefox.
2. Pada address bar ketik “about:config” (tanpa tanda kutip).
3. Pada jendela konfigurasi yang mucul ubah “network.http.pipelining” menjadi true.
4. Kemudian ubah juga “network.http.pipelining.maxrequest” menjadi 64 dan “network.proxy.pipelining” menjadi true.
5. Setelah itu click kanan disembarang tempat pada jendela konfigurai dan pilih New – Integer.
6. Ketik “nglayout.initialpaint.delay” (tanpa tanda kutip) dan masukkan nilainya menjadi 0.
7. Agar setting baru berpengaruh restart Mozila Firefox Anda.


C. Memaksimalkan Port Setting


Sekarang ini banyak sekali software yang bisa digunakan untuk mempercepat koneksi internet contohnya Google Web Acceselerator. Jika Anda belum memiliki software seperti itu, tidak usah berkecil hati. Ada beberapa cara yang bisa digunakan tanpa menggunakan software-software tersebut, seperti dibawah ini:


1. Click kanan icon My Computer atau tekan tombol Windows + Pause pada keyboard untuk mengakses System Properties.


2. Pada tab Hardware pilih Device Manager.
3. Setelah jendela Device Manager muncul pilih “Ports (COM & LPT)”.
4. Kemudian click kanan pada port yang digunakan modem Anda dan click Properties.
5. Pada jendela Properties yang muncul, pilih tab Port Setting.
6. Ubah bit per seconds menjadi 128000 atau lebih.
7. Click OK untuk menyimpan setting.


semoga bermanfaat dan semoga Allah melimpahkan pahala kepada Gus Adit yg telah memberi saya ilmu. aamin.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India